Kian Menjadi Penting, IKA FH UNDIP Kembangkan Potensi Mahasiswa-nya dalam Pelatihan dan Sertifikasi Mediator Bekerja Sama dengan Justitia

Screenshot (786)

MediaJustitia.com: Melanjuti penandatanganan kerja sama dengan Justitia Training Center, Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (IKA FH UNDIP) memberikan Beasiswa Pelatihan dan Sertifikasi Mediator bagi mahasiswa/I FH UNDIP pada 2-7 Agustus 2022 secara daring.

Dalam sambutannya, Dr. Ahmad Redi, S.H., M.H. (Ketua IKA FH UNDIP), menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk upaya IKA FH UNDIP untuk mencapai targetnya, yakni memberikan kontribusi bagi alumni, kontribusi bagi mahasiswa, kontribusi bagi masyarakat (alumni to society), dan kontribusi kepada bangsa negara.

Ahmad Redi juga merasa kegiatan pelatihan merupakan kesempatan yang sangat baik bagi para peserta untuk mengembangkan kapasitasnya, terlebih dengan berkolaborasi bersama Justitia Training Center, sebagai lembaga terdepan yang melakukan inovasi dalam pelatihan, serta memberikan pelayanan yang sangat baik.

Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Dekan FH UNDIP bidang sumberdaya (Solechan, S.H, M.H) turut menuturkan bahwa FH UNDIP selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi mahasiswa,

“Kami akan memberikan pelayanan yang terbaik, termasuk di dalamnya mempersiapkan mahasiswa agar ketika lulus mahasiswa bisa mempraktikan keahlian yang didapatkan. Pada kesempatan ini marilah kita saling membantu ilmu, harap materi-materi pelatihan ini diperhatikan dan dimanfaatkan agar dapat mengikuti ujian dengan baik,” imbuhnya.

Dengan dikeluarkannya Peraturan Mahkamah Agung Ri Nomor 4 Tahun 2022 tentang Mediasi secara Elektronik, profesi mediator semakin dianggap penting dalam menyelesaikan perselisihan di Indonesia.

“Untuk itu perlu kita ketahui, perkembangan isu-isu mengenai mediasi, bagaimana peran mediasi sebagai alternatif penyelesaian sengketa baik di pengadilan maupun luar pengadilan. Pengetahuan itu akan disampaikan selaama 40 jam pelajaran sesuai yang dipersyaratkan oleh Mahkamah Agung,” ujar Andriansyah Tiawarman K, S.H., M.H., C.Med., CCD., CTLC., CMLC (Presiden Direktur Justitia Training Center)

Sejak 2018, selain menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi di bidang hukum, Justitia Training Center juga memfokuskan diri pada pengembangan kompetensi juga termasuk di bidang Alternatif Penyelesaian Sengketa, baik melalui arbitrase maupun mediasi.

Hal ini ikut didukung dengan telah diakreditasinya Justitia Training Center sebagai Lembaga pelaksana Pelatihan Sertifikasi Mediator oleh Mahkamah Agung. Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Justitia juga telah tersertifikasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan terakreditasi Mahkamah Agung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Translate »