Maksimal, Pelatihan Kontrak Justitia dan PAHKI Berikan Pemahaman Teori dan Praktek!

Screenshot (2540)

Justitia Training Center persiapkan perancang kontrak berkualitas melalui Pelatihan dan Sertifikasi Perancang Kontrak Angkatan XXX. Kegiatan tersebut teselenggara secara daring pada 7-10 Desember 2022 dengan diikuti oleh 35 orang peserta.

Dalam sambutannya, Andriansyah Tiawarman K, S.H., M.H., C.Med., CCD., CTLC., CMLC., menuturkan bawha para peserta akan dibekali pemahaman mengenai teori-teori klasul kontrak hingga penyusunan suatu kalimat hukum.

“Meskipun terlihat sepele, klausul dalam kontrak dapat memberi pengaruh yang sangat besar di kemudian hari. Bicara tentang kontrak ibarat sedia payung sebelum hujan. Lebih baik kita berhati-hati menyusun sebuah kontrak saat ini, daripada 5-10 tahun mendatang timbul sengketa,” sambung Andrian.

Adapun narasumber yang dihadirkan dalam pelatihan ini antara lain, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D, Prof. Dr. Faisal Santiago, S.H., M.M, Dr. Chandra Yusuf, S.H., LL.M., MBA., MMgt, Assoc. Prof. Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H., CTA., CPN., CPM., CPArb dan Jesconiah Siahaan, S.H., LL.M, Andriansyah Tiawarman K, S.H., M.H., CCD., CTLC., CMLC., C.Med, dan Marcia Wibisono, S.H., M.H., LL.M.

Lebih lanjut, Andrian menyayangkan para pembuat kontrak yang masih melakukan copy paste tanpa meneliti kontrak tersebut kembali. Ia berharap, setelah dinyatakan kompeten, para peserta akan menjadi sumber daya manusia yang memiliki kapabilitas dan kredibililitas dalam menyusun suatu kontrak.

Ir. Vidi Galenso Syarief, S.H., M.H. (Dosen tetap STIH IBLAM) yang mengikuti pelatihan untuk mengukur kemampuannya dalam menyusun kontrak, menyampaikan bahwa Pelatihan Perancang Kontrak Justitia dan PAHKI sangat bermanfaat untuk pengembangkan diri.

“Meskipun relatif singkat, pelatihan ini bisa menjawab pertanyaan atau kendala yang kita hadapi di lapangan karena pembahasannya yang mendalam dan narasumbernya kompeten. Antara teori dan preakteknya nyambung, kita mendapat pengetahuan teori sebagai dasarnya dan juga pengetahuan praktek, jadi sangat komprehensif,” jelasnya.

Sebelumnya, Vidi telah mengikuti Pelatihan dan Seritifikasi Konsultan Hukum dan Pengacara Pertambangan di Justitia. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan sudah sangat maksimal.

“Semua sangat nyaman. Saya pernah juga mengikuti pelatihan di tempat lain, tapi di sini lebih nyaman karena narasumbernya tidak kaku dan tidak membahas teori saja. Ada banyak sesi diskusi juga yang bisa meningkatkan kompetensi para peserta,” sambungnya.

Pada akhir kegiatan, para peserta akan diuji kompetensinya oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Justitia  yang telah terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Apabila dinyatakan kompeten, para peserta juga akan terdaftar sebagai anggota PAHKI.

Informasi lebih lanjut mengenai Pelatihan dan Sertifikasi Perancang Kontrak dapat menghubungi 0811 1021 126 (Syifa) atau 0811 9532 112 (Sherley).